Google sedang menguji fitur baru untuk sistem operasi jam tangan pintar Wear OS berupa status bar atau bilah status yang mirip dengan tampilan pada ponsel Android. Fitur yang dipratinjau melalui versi baru emulator Canary Wear OS 7.1 ini dirancang untuk tetap terlihat saat pengguna membuka aplikasi, sehingga pengguna smartwatch nantinya bisa melihat informasi penting seperti waktu dan indikator status sistem langsung dari bagian atas layar tanpa harus kembali ke tampilan jam atau membuka Quick Settings.
Desain fungsional untuk layar smartwatch
Bilah status baru ini ditempatkan di bagian atas layar dan dapat menampilkan waktu saat ini serta sejumlah indikator kondisi sistem seperti mikrofon yang sedang aktif, lokasi, konektivitas termasuk status koneksi Bluetooth, hingga informasi baterai. Mengingat ruang layar jam tangan pintar tergolong sempit dan terbatas, khususnya pada varian berlayar bundar, Google memutuskan untuk tidak memuat seluruh indikator secara serentak; apabila ada bermacam-macam indikator status yang aktif, platform hanya akan memunculkan ikon yang memiliki tingkat prioritas paling atas.
Google is testing a new system status bar in Wear OS apps, showing the time and status icons across apps, and this feature is currently available only in developer Canary builds ahead of Wear OS 7.1. More details: https://t.co/tTEAjsY19H pic.twitter.com/KINUDmyBEh
Google menggunakan tipografi dan posisi elemen yang seragam agar informasi tetap mudah dikenali, sementara warna status bar akan disesuaikan dengan palet warna yang dipilih pengguna. Agar tidak terus-menerus mengganggu tampilan aplikasi, Wear OS akan menyembunyikan status bar secara otomatis ketika pengguna menggulir daftar atau konten lain di layar, dan bilah status tersebut akan muncul kembali jika layar tidak disentuh selama sekitar dua detik. Fitur ini juga akan disembunyikan ketika pengguna membuka dialog layar penuh, seperti jendela pop-up peringatan.
Sistem juga dirancang agar tidak terjadi tampilan waktu ganda ketika pengguna membuka aplikasi yang sudah menampilkan jam. Selain itu, developer atau pengembang aplikasi diberikan pilihan untuk menyembunyikan atau menonaktifkan status bar pada tampilan atau layar tertentu apabila membutuhkan ruang layar tambahan atau apabila keberadaan bar di bagian atas berpotensi mengganggu fungsi aplikasi.
Status eksperimen dan persyaratan sistem
Google telah meminta para pengembang untuk mencoba fitur tersebut dan memberikan masukan sebelum kemungkinan diterapkan secara lebih luas. Walaupun proses uji coba telah berjalan, pihak Google menyatakan secara tegas bahwa fungsi bilah status ini baru berupa uji coba yang eksklusif hadir pada emulator Canary Wear OS 7.1 dan dipastikan absen dari rilisan resmi Wear OS 7.1 untuk perangkat jam tangan pintar.
Penerapan fitur ini secara menyeluruh diperkirakan belum berlangsung dalam waktu dekat karena membutuhkan versi Wear OS yang belum diumumkan—Google kemungkinan menyiapkan fitur ini untuk Wear OS 8—serta pembaruan pada aplikasi. Aplikasi perlu diperbarui ke API level 35 atau lebih tinggi agar status bar dapat ditampilkan, membuat ketersediaan fitur bergantung pada kesiapan pengembang serta hasil pengujian dan masukan dari para developer.
Jika nantinya diadopsi secara masif, pembaruan ini diprediksi mampu membuat navigasi pengguna di jam tangan pintar menjadi lebih efisien, dengan lini produk seperti Google Pixel Watch 5 yang dinilai berpeluang menikmati peningkatan tersebut begitu pembaruannya dirilis.